
Bandar Lampung,(LE) – Pelaksanaan hari pertama Tes Potensi Akademik (TPA) dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk SMA Unggul di Provinsi Lampung diwarnai keluhan dari sejumlah peserta terkait gangguan pada sistem Computer Assisted Test (CAT), Senin (8/6).
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memastikan peserta yang mengalami kendala teknis akan diberikan kesempatan mengikuti tes ulang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan tes pada sesi pertama setelah menerima laporan adanya peserta yang mengalami kesulitan saat mengakses sistem.
“Kita sudah cek di sesi pertama, ada beberapa siswa yang terlambat login, kemudian error dan mengalami masalah. Oleh karena itu, kita sedang melakukan rekap supaya nanti ada tes ulang kepada yang bersangkutan, sehingga mereka bisa mendapatkan waktu yang pas dan menjawab soal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” kata Thomas, saat dikonfirmasi, Senin (8/6).
Berdasarkan pendataan sementara, kendala teknis terjadi di sejumlah lokasi pelaksanaan tes. Thomas menyebut, terdapat sekitar 20 peserta di SMAN 2 Bandar Lampung yang mengalami masalah saat mengikuti tes. Selain itu, empat peserta di SMAN 14 Bandar Lampung juga dilaporkan mengalami kendala serupa.
“Yang kami cek sementara ada 20 siswa di SMAN 2 Bandar Lampung yang bermasalah, kemudian ada empat orang di SMAN 14. Beberapa juga ada di SMAN 9 dan SMAN 5, serta di beberapa kabupaten. Saat ini kami sedang meminta laporan dan melakukan rekap untuk pelaksanaan tes kembali esok hari,” ujar dia.
Menurut Thomas, peserta yang mengalami gangguan saat pelaksanaan CAT akan didata secara khusus oleh panitia SPMB. Selanjutnya, informasi mengenai jadwal dan lokasi tes ulang akan disampaikan langsung kepada peserta maupun orang tua.
“Oleh karena itu nanti tim kami akan mendata dan memberikan informasi kepada orang tua dan yang bersangkutan untuk hadir esok hari melakukan tes pada sesi berikutnya,” jelas dia.
Ia menegaskan, tes ulang hanya diperuntukkan bagi peserta yang benar-benar mengalami kendala teknis saat pelaksanaan ujian berlangsung, seperti gagal login atau mengalami error pada sistem CAT yang menyebabkan proses pengerjaan soal terganggu.
“Nanti siswa yang pada saat tes terjadi error itu akan dihubungi oleh tim panitia SPMB untuk melaksanakan tes ulang di lokasi pilihan SMA-nya masing-masing,” kata Thomas.
Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung masih melakukan verifikasi dan pendataan jumlah peserta yang terdampak di seluruh lokasi pelaksanaan TPA SMA Unggul.
“Saat ini tim saya sedang mendata ada berapa jumlah siswa dan insyaallah sore ini akan langsung dihubungi oleh panitia SPMB untuk calon siswa yang akan melaksanakan tes ulang,” tutup Thomas.
TPA SMA Unggul merupakan salah satu tahapan seleksi dalam proses SPMB Tahun 2026 untuk jalur Prestasi dan Domisili. Tes tersebut mulai dilaksanakan pada 8–9 Juni 2026 di seluruh Sekolah Unggul di Lampung.