
Dalam Ucapan yang penuh makna, Hj. Ariyah seorang pendidik, ibu, dan tokoh perempuan yang aktif di berbagai organisasi sosial ke Agama mengajak seluruh elemen bangsa untuk merenungkan kembali nilai-nilai luhur perjuangan Raden Ajeng Kartini. Menurutnya, semangat Kartini bukanlah sekadar nostalgia sejarah, melainkan panduan hidup yang terus relevan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, pendidikan yang merata, dan pembangunan bangsa yang utuh.
“Hari Kartini tahun ini mengingatkan kita akan pentingnya semangat perubahan, pendidikan, dan kesetaraan yang telah digaungkan oleh Ibu Kartini. Semoga nilai-nilainya tetap hidup dan menjadi panduan bagi kita semua dalam membangun bangsa yang lebih baik,” ujar Hj. Ariyah dengan nada penuh haru dan optimisme.
Lebih lanjut, perempuan yang aktif menggerakkan dakwah dan pemberdayaan masyarakat ini menegaskan bahwa peran perempuan di berbagai sektor kehidupan bangsa mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga ke pemimpinan publik kini semakin signifikan. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti pada peringatan seremonial semata, melainkan menerjemahkan semangat Kartini ke dalam aksi nyata.
“Warisan terbaik untuk generasi muda adalah keteladanan. Mari kita tanamkan bahwa perempuan dan laki-laki adalah mitra sejajar dalam memajukan negeri. Semangat Kartini harus terus diwariskan agar anak-anak kita tumbuh menjadi insan yang berani bermimpi, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan negara,” tegasnya.
Peringatan Hari Kartini tahun 2026 ini menjadi momentum istimewa bagi DPD Pengajian Al-Hidayah Provinsi Lampung untuk kembali menggelar berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang mengusung penguatan peran perempuan berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Hj. Ariyah pun mengakhiri ucapannya dengan doa agar perjuangan Kartini senantiasa menjadi berkah dan penerang jalan bagi Indonesia yang lebih adil, bermartabat, dan berdaya saing.(Ahy)