Pesawaran,(LE )-Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pengurus Masjid Al-Mu’alim, Desa Bernung, Dusun Menanti Kasih, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Pengurus masjid memberikan tali asih kepada sejumlah warga yang sedang mengalami sakit, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pengurus masjid terhadap kondisi warga di lingkungan sekitar. Tidak sekadar menyerahkan tali asih, pengurus juga menyempatkan diri bersilaturahmi serta memberikan dukungan moral kepada warga yang tengah menjalani masa pemulihan.
Dalam kunjungan tersebut, pengurus Masjid Al-Mu’alim turut memanjatkan doa agar warga yang sedang sakit segera memperoleh kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan dari Allah SWT sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Ketua Takmir Masjid Al-Mu’alim, KH. Endang Zainal Haidir, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata pemberian bantuan, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pengurus masjid dan masyarakat.
«“Kegiatan ini sekaligus menyambung tali silaturahmi kami dari pengurus Masjid Al-Mu’alim,” kata KH. Endang Zainal Haidir.»
Menurutnya, perhatian terhadap warga yang sedang sakit merupakan bentuk kepedulian sosial yang perlu terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat. Kehadiran pengurus masjid di tengah warga diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kondisi sulit.
Program tali asih tersebut rencananya akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan sosial Pengurus Masjid Al-Mu’alim. Melalui kegiatan ini, pengurus ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan bahwa keberadaan masjid dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sosial warga.
Silaturahmi, kata dia, tidak hanya dilakukan ketika masyarakat berkumpul dalam kegiatan keagamaan di masjid. Lebih dari itu, pengurus berupaya hadir ketika ada warga yang membutuhkan perhatian, dukungan, maupun sekadar teman untuk berbagi semangat.
Kepedulian tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Dusun Menanti Kasih. Semangat untuk saling membantu dan memperhatikan sesama diharapkan terus tumbuh sehingga tercipta kehidupan masyarakat yang semakin harmonis dan penuh kepedulian.
Keberadaan masjid pun diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga mampu mengambil peran dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan demikian, masjid dapat menjadi ruang yang dekat dengan warga dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.
Pemberian tali asih dan kunjungan kepada warga yang sedang sakit menjadi salah satu langkah nyata Pengurus Masjid Al-Mu’alim dalam merawat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Di balik kegiatan tersebut, terselip doa dan harapan agar setiap warga yang sedang menjalani ujian sakit segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT, kesehatan, serta kekuatan untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat.
Pengurus Masjid Al-Mu’alim berkomitmen untuk terus menjaga semangat silaturahmi, kepedulian, dan kebersamaan sebagai bagian dari kontribusi masjid dalam kehidupan masyarakat Dusun Menanti Kasih.
(Red)