
Pesawaran,(LE)-Hujan deras yang kerap mengguyur beberapa waktu terakhir membuat aliran sungai di Perumahan Bina Mitra, Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, meluap dan sempat viral di media sosial serta pemberitaan online. Kondisi tersebut kini mendapat respons cepat dari aparat keamanan setempat.
Menyikapi hal itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama warga Perumahan Bina Mitra menggelar aksi gotong royong membersihkan aliran sungai yang tersumbat, Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi normal sungai serta mencegah potensi banjir susulan.
Dalam aksi tersebut, tampak Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi untuk membersihkan tumpukan kayu dan sampah yang terbawa arus saat curah hujan tinggi. Material tersebut menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.
Bhabinkamtibmas AIPDA Refki Juanda yang turut serta dalam kegiatan itu mengingatkan warga bahwa kebersihan aliran sungai tidak hanya penting untuk mencegah banjir, tetapi juga demi kesehatan lingkungan.
“Kalau aliran sungai ini bersih, bukan saja kita terhindar dari banjir, tapi juga terhindar dari berbagai penyakit,” jelasnya di sela-sela kegiatan.
Hadir dalam gotong royong tersebut Kepala Dusun Sido Asri, Ari, serta Wakil Pengembang Perumahan Bina Mitra, Sopian. Keduanya ikut terjun langsung membersihkan aliran sungai bersama warga.
Ari menyampaikan bahwa ini merupakan kali keempat warga melakukan gotong royong secara manual. Ia berharap ada dukungan alat berat dari pihak pengembang mengingat kondisi sungai yang sudah sangat dangkal.
“Ya kalau bisa, pihak pengembang dapat menurunkan alat berat, karena aliran sungai ini sudah dangkal dan berat jika dikerjakan secara manual,” harap Ari.
Sementara itu, salah seorang warga perumahan berharap agar pemerintah desa dan pihak pengembang dapat berkoordinasi secara intensif untuk mencari solusi jangka panjang.
“Kalau bisa sih pihak desa berkoordinasi dengan pengembang untuk mencari tahu apa yang jadi kendala aliran sungai saat musim hujan begini,” ujarnya penuh harap. (AHY)
Hingga berita ini diturunkan, warga Perumahan Bina Mitra masih menanti realisasi harapan mereka, baik dari Pemerintah Desa Bernung maupun pihak pengembang.