
Pesawaran ,(LE) 12 Februari 2026- Puluhan warga Dusun Sukajaya, Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan,Kabupaten Pesawaran , meluapkan kekesalan terhadap kondisi infrastruktur jalan lingkungan yang tak kunjung diperbaiki. Padahal, setiap tahunnya dana desa (DD) digelontorkan dalam jumlah tidak sedikit.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebut, ruas jalan sepanjang kurang lebih 250 meter itu seharusnya sangat mungkin diperbaiki dengan alokasi dana desa yang ada.
“Jalan utama khususnya di Dusun Sukajaya ini tidak panjang-panjang amat, masa iya pemerintah tidak sanggup memperbaiki? Sampai kami mau berharap berlebihan . Makanya beberapa tahun lalu kami gotong royong semampunya hanya untuk pengerasan jalan,” cetusnya dengan nada kesal.
Ironisnya, warga bahkan sempat melakukan swadaya dan bergotong royong memperbaiki akses jalan tersebut karena sudah tak tahan dengan kondisi rusak Parah dan dan sulit dilalui
Dusun Sukajaya sendiri dikenal sebagai lingkungan padat penduduk .
Lantas, Kemana Dana Dialokasikan?
Pertanyaan besar kini mengemuka di tengah masyarakat: jika dana desa rutin turun, lantas ke mana alokasi untuk infrastruktur jalan di dusun tersebut?
Tokoh masyarakat setempat yang namanya enggan dipublikasikan mendesak aparatur desa untuk tidak abai terhadap persoalan dasar warganya.
“Harapan kami kepada pemerintah, terutama pemerintah desa (Pemdes) Bernung, agar keluhan warga segera disikapi, khususnya soal infrastruktur. Jangan sampai masyarakat berasumsi kerja pemerintah tidak bagus dan terkesan tutup mata,” ujarnya tegas.
Ia menambahkan, situasi ini menjadi cambukan keras bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan jajaran desa. Warga diminta membayar pajak, namun pelayanan dasar seperti akses jalan layak justru tak kunjung hadir.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada warga berharap keluhan ini tidak berakhir sebagai rutinitas aspirasi tanpa tindak lanjut.(Ahy)