
Pesawaran– Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran pada Minggu dan Senin (02/2026) sore, menimbulkan keluhan dari masyarakat. Genangan air atau luapan yang mengendap di permukiman warga Dusun Menanti Kasih, Desa Bernung, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, telah menghambat aktivitas sehari-hari dan berpotensi menimbulkan dampak negatif jangka panjang.
Air yang menggenang di jalan lingkungan dan halaman rumah membuat akses warga menjadi terhambat. Meski bukan banjir bandang, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesehatan, kerusakan properti, dan gangguan ekonomi.
“Saya rasa ini perlu segera ditangani. Ya, buatkanlah aliran air atau siring (drainase) agar setiap hujan turun tidak tergenang. Kalau sudah begini kan menghambat semuanya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, dengan nada kesal.
Keluhan tersebut telah disampaikan kepada Kepala Dusun Menanti Kasih. Warga berharap pemerintah setempat segera menindaklanjuti persoalan ini dengan membangun talud atau memperbaiki sistem drainase yang ada.
“Dampak dari genangan air setelah hujan ini bisa berbahaya ke depannya, baik untuk kesehatan karena jadi sarang nyamuk, maupun untuk fondasi rumah kami,” tambah warga lain.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengatasi masalah genangan yang kerap terjadi, khususnya saat musim hujan. Mereka berharap solusi permanen dapat segera direalisasikan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
( Redaksi: Achmad Yani)