
Lampung Tengah|Lampung Explore.Com.– Kondisi jalan provinsi yang rusak parah di Kampung Sidomulyo, Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah, memicu respons tegas dari anggota DPRD Provinsi Lampung fraksi PKS, Muhammad Ghofur. Politikus asal Kalirejo ini mendesak Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, khususnya Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, untuk segera mengambil langkah darurat guna memulihkan akses jalan bagi masyarakat.
Pernyataan Keprihatinan dan Desakan Tindakan Cepat
Ghofur menyatakan keprihatinan mendalam atas kerusakan jalan di ruas Sidomulyo. Dalam keterangannya kepada media, ia menegaskan, “Kami meminta Dinas Bina Marga untuk segera melakukan tindakan darurat, minimal agar jalan bisa dilalui dengan layak meski belum dibangun secara permanen seperti hotmix atau rigid.”
Ia menekankan pentingnya penanganan secepat mungkin:
“Kami sangat prihatin dan meminta pemerintah provinsi, khususnya Dinas Bina Marga, untuk bertindak darurat agar jalan yang rusak parah ini bisa diakses secara layak oleh pengguna jalan.”
Dukungan Penambahan Anggaran Infrastruktur
Sebagai anggota Komisi 4 DPRD Lampung yang membidangi infrastruktur, Ghofur berkomitmen mendorong peningkatan alokasi anggaran.
“Saya akan terus mendesak keberpihakan anggaran, khususnya dalam APBD Perubahan 2025. Tanpa penambahan anggaran untuk Bina Marga, penanganan kerusakan jalan di berbagai ruas provinsi akan sangat berat.”
Ia berharap, “Dengan peningkatan anggaran, masalah infrastruktur jalan di Lampung bisa ditangani secara signifikan.”
Evaluasi Implementasi Perda Nomor 19 Tahun 2014
Ghofur juga menyoroti perlunya evaluasi penerapan Perda Provinsi Lampung Nomor 19 Tahun 2014 tentang jalan.
“Ketika Perda sudah ada, pengawasan dan implementasinya menjadi tugas kami di DPRD. Pemerintah wajib memastikan pembangunan dan pemeliharaan jalan berjalan sesuai aturan.”
Tuntutan Respons Cepat dari Pemerintah
Dengan viralnya kondisi jalan dikampung Sidomulyo Kecamatan Bangunrejo tekanan publik terhadap pemerintah provinsi semakin besar. Ghofur menegaskan, penanganan darurat harus segera dilakukan sebelum melanjutkan dengan perbaikan permanen.
Dampak Kerusakan Jalan terhadap Masyarakat
Kerusakan jalan di Sidomulyo telah mengganggu aktivitas warga, termasuk akses transportasi hasil pertanian dan mobilitas sehari-hari. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan memperparah kerusakan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Tindak Lanjut:
Dinas Bina Marga diharapkan segera turun ke lokasi untuk penanganan darurat.
DPRD Lampung akan memantau alokasi anggaran infrastruktur dalam APBD Perubahan 2025.
Evaluasi penerapan Perda Nomor 19/2014 akan digulirkan untuk memastikan penegakan aturan.
Dengan respons cepat dan koordinasi antara legislatif dan eksekutif, diharapkan masalah infrastruktur jalan di Lampung dapat segera teratasi.(An)